Monthly Archives: July 2014

Neptune Pine Jam Tangan Pintar Tandingan Galaxy Gear & Pebble

Neptune Pine

Teknologi wearable device kian cepat berkembang, dengan masuknya berbagai produsen yang memiliki invoasinya tersendiri. Nama besar sperti Sony dan Samsung serta Qualcomm kini bersaing dengan perusahan kecil yang baru mulai terjun ke industri teknologi seperti Pebble. Kini Sony Smartwatch, Samsung Galaxy Gear, Qualcomm Toq dan Pebble harus waspada terhadap kehadiran sebuah produk terbaru kreasi Neptune yang diberi nama Neptune Pine jam tangan pintar tandingan Galaxy Gear & Pebble.

Berbeda dengan konsep yang digunakan oleh kebanyakan produsen smartwatch, Neptune mengembangkan Pine sebagai sebuah perangkat terpisah yang tidak membutuhkan koneksi dengan smartphone sama sekali. Untuk itu, Neptune Pine telah memiliki prosesor dual-core dari Qualcomm S4 1.2GHz yang disandingkan dengan RAM sebesar 512MB dan media penyimpanan internal 16/32GB.

Tak hanya itu, Pine juga dibekali sederetan fitur pendukung layaknya sebuah smartphone kelas menengah seperti layar kapasitif 2.4 inci dengan resolusi 320×240 pixel, kamera utama 5 megapixel lengkap dengan lampu kilat, sensor akselerometer, gyroscope, dan juga kompas. Neptune juga dibekali dengan baterai dengan kapasitas 810 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 6 jam dengan pemakaian aktif dan standby hingga 120jam. Satu keunikan yang dimiliki Neptune Pine jika dibandingkan dengan smartwatch lain adalah adanya slot micro-SIM yang mendukung layanan data berkecepatan HSPA+/WCDMA.

Hal ini menjadikan Neptune Pine sebagai satu-satunya smartwatch yang dibekali kemampuan menerima/membuat panggilan dan SMS langsung tanpa koneksi smartphone. Singkat kata Neptune Pine ini adalah sebuah smartphone berbentuk jam tangan. Tak berhenti di situ, Pine juga dapat Anda transformasikan menjadi sebuah kamera video HD 720p. Anda dapat memasangkannya ke em>bracket khusus di helm atau kendaraan seperti layaknya GoPro. Hal ini dapat dicapai berkat desain bodinya yang dapat dilepas dari tali.

Jam Tangan Dengan OS Terbaru Dari Google

Samsung Gear Live

Jam tangan pintar bukanlah hal baru bagi Samsung. Namun jika dulu jam tangan pintar tersebut menggunakan OS buatannya sendiri, kini Samsung juga ikut memproduksi jam tangan dengan OS terbaru dari Google yang memang didesain khusus untuk perangkat wearable. Samsung Gear Live ini merupakan jam tangan pintar pertama dari Samsung yang menggunakan OS Android Wear, sama seperti jam tangan pintar dari LG dan Motorola. Dengan OS Android Wear tersebut, Anda akan dapat menghubungkannya ke perangkat Android 4.3 lainnya tanpa memandang merek.

Desain fisik Samsung Gear Live sendiri terlihat sama persis seperti Samsung Galaxy Gear 2 yang berbasis OS Tizen. Tapi begitu Gear Live dinyalakan, Anda akan langsung melihat perbedaannya. Gear Live akan langsung menyajikan tampilan antarmuka OS Android Wear dengan dukungan penuh Google Voice untuk navigasi dengan perintah suara, Google Now, Google Maps, Gmail dan aplikasi Android lainnya. Samsung Gear Live sendiri telah dibekalilayar Super AMOLED berukuran 1,63 inci dengan resolusi 320 x 320 pixel. Jam tangan ini ditenagai prosesor 1.2Ghz, RAM 512MB, serta memiliki memori internal berkapasitas 4GB. Untuk terhubung ke smartphone, Gear Live mengandalkan koneksi Bluetooth.

Untuk memantau kebugaran tubuh dan menjadi teman setia saat berolahraga, Samsung Gear Live telah dilengkapi sensor pemantau detak jantung, accelerometer, gyroscope dan kompas. Bodinya juga telah mengantongi sertisifikasi IP67 untuk ketahanan terhadap air dan debu serta ditenagai baterai berkapasitas 300mAh. Samsung Gear Live tersedia dalam warna tali hitam dan merah. Untuk harganya dibanderol US$199 dan saat ini sudah bisa dipesan melalui Google Play Store di beberapa negara tertentu. Bagi yang berdomisili di Indonesia sepertinya harus sabar menunggu produk jam tangan ini resmi masuk ke tanah air.

Harga Nissan New Grand Livina Highway Star Autech

Harga Mobil Nissan New Grand Livina Highway Star Autech

Harga mobil Nissan termewah jatuh pada Nissan New Grand Livina Highway Star Autech yaitu IDR 242,4 Juta. Mobil keluaran terbaru ini memiliki desain eksterior dan interior yang lebih segar jika dibandingkan dengan mobil-mobil Nissan lainnya. Desain Front Grille, Front Fog Lamp & Bemper, serta desain velg alloy nya membuat mobil ini tampak lebih elegan dan menawan dengan ukurannya sebesar 16 inchi.

Yang membuat harga mobil Nissan New Grand Livina Highway Star Autech ini sangat tinggi adalah perancangan yang spesifik dan mendetail dalam setiap elemen yang ada di mobil Nissan ini. Pihak perusahaan mengubah Radiator Grille dengan bar lurus yang memiliki kesan modern. Sekilas, mobil baru ini tampak seperti Nissan Serena atau X-Trail versi Autech.

Tidak hanya itu, bagian interiornya juga dirancang sedemikian mewahnya untuk memanjakan para pengendara. Joknya memiliki kulit yang lembut, anda bisa duduk dengan nyaman karena adanya contrast stitching. Kulit yang lembut juga membungkus steering wheel dan tersedia switch panel yang dapat memudahkan pemudi untuk mencari dan mengganti saluran radio tanpa memberikan resiko yang besar bagi keselamatan pengemudi dan penumpang.

Nissan New Grand Livina Highway Star Autech merupakan salah satu kendaraan dengan level premium yang dikeluarkan oleh Grand Livina. Versi ini merupakan varian keenam dan terbaru dari Grand Livina.

Samsung Smart Bike

Samsung Smart Bike

Tingginya angka kecelakaan yang dialami oleh para pengendara sepeda di jalanan dijadikan inspirasi oleh Alice Biotti, seorang desainer muda dari Samsung Maestros Academy, untuk mewujudkan sebuah konsep sepeda masa depan yang diberi nama Samsung Smart Bike. Memulai debutnya di ajang Milan Design Week, hasil karyanya yang sangat inovatif ini berhasil menyedot perhatian banyak orang. Pasalnya, tidak hanya dari desain sepeda ini yang keren tapi teknologi canggih yang ditawarkaannya juga sangat mengagumkan.

Untuk desain Samsung Smart Bike Alice Biotti berkerja sama dengan Giovanni Pelizzoli, sang maestro dalam dunia rancangan rangka untuk sepeda. Rangka sepeda ini hadir dengan desain lengkungan pipa alumunium yang diklaim mampu mengurangi efek guncangan pada tubuh untuk memberikan efek berkendara yang lebih nyaman saat berjalan di medan yang tidak rata. Selain itu sepeda juga telah dilengkapi dengan 4 laser yang dikendalikan oleh modul Arduino. Kegunaan laser ini untuk memproyeksikan garis atau jalur sepeda sebagai penanda agar pengendara kendaraan lain dapat mengatur jarak saat Anda sedang bersepeda.

Laser ini pun dapat secara otomatis aktif dan non-aktif menyesuaikan tingkat pencahayaan. Selain itu terdapat lampu yang menjadi penanda sepeda saat Anda bersepeda di malam hari. Untuk mengurangi resiko kecelakaan, Samsung Smart Bike telah dilengkapi sebuah modul kamera. Gunanya agar pengendara sepeda bisa memantau kondisi lalu lintas dari arah belakang saat terhubung ke smartphone Samsung. Dengan koneksi Bluetooth dan Wi-Fi, Samsung Smart Bike dapat terhubung langsung ke smartphone Samsung.

Menggunakan aplikasi yang ada di smartphone, Anda juga bisa melakukan beragam pengaturan seperti misalnya menggunakan fitur GPS untuk memetakan lokasi dan jalur yang harus ditempuh, melihat kecepatan Anda berkendara hingga menyalakan fitur kamera. Meski konsep dan kecanggihan teknologi yang ditawarkannya amat menarik, hingga saat ini belum ada kejelasan apakah Samsung benar-benar akan mewujudkan sepeda pintar ini atau tidak. Jika berhasil diproduksi massal, Samsung Smart Bike akan masuk sebagai sepeda canggih yang paling aman untuk dikendarai.

Jam Tangan Analog Dengan Desain Retro

Withings Activité

Pada umumnya wearable device untuk memantau kebugaran tubuh hadir dengan desain sporty, dengan bahan karet silicon dan layar sentuh berukuran mini. Agar punya tampilan yang beda, Withings menghadirkan Activité yang merupakan sebuah jam tangan analog dengan desain retro. Withings Activité merupakan hasil karya dari desainer Paris dan pembuat jam asal Swiss. Secara jelas, tampilan klasik yang ditawarkan Withings Activité memang sejalan dengan koleksi jam tangan buatan Swiss lainnya yang hadir dengan desain sederhana dan elegan, serta menonjolkan bahan premium yang berkualitas. Jam tangan ini mengusung model analog dengan dua dial.

Untuk dial pertama, fungsinya adalah untuk menunjukkan waktu, sementara dial kedua yang lebih kecil berfungsi untuk menunjukkan target aktivitas Anda yang telah dijalankan. Bicara soal materi premium, jam tangan Withings Activité menggunakan bahan stainless steel 316L untuk bodinya dan kristal safir untuk kacanya. Nah, bagian kacanya ini dapat merespons terhadap sentuhan untuk memudahkan perpindahan mode penggunaan. Sementara bagian talinya terbuat dari bahan kulit asli dan tersedia dalam pilihan warna coklat dan hitam. Juga tersedia tali pengganti dari plastik yang cocok digunakan jika Anda ingin mengajaknya berenang atau menyelam.

Untuk memantau aktivitas, pembuatnya telah menyematkan sensor accelerometer di dalam jam tangan ini. Sensor tersebut akan bertugas untuk menghitung jumlah langkah kaki dalam satu kurun waktu, memantau kualitas tidur, hingga menghitung kalori Anda yang telah dibakar saat berolahraga dengan dukungan fitur getar sebagai pengingat. Fungsinya ini cukup mirip dengan wearable device untuk kebugaran pada umumnya. Jam tangan ini juga telah memiliki aplikasi pendukung yaitu Withings Health Mate. Aplikasinya ini telah tersedia untuk perangkat iOS sehingga bisa diajak untuk berenang hingga kedalaman 50 meter dan ditenagai baterai yang mampu bertahan hingga 1 tahun. Withings Activité akan mulai dipasarkan sekitar bulan September 2014 dengan harga US$390 atau sekitar Rp4.700.000.

Fakultas Peternakan IPB dan Prospek Kerjanya

Fakultas Peternakan

IPB atau Institut Pertanian Bogor memiliki banyak sekali fakultas-fakultas unggulan di dalamnya. Mulai dari fakultas pertanian yang menjadi pesona utama, fakultas kehutanan, fakultas kedokteran hewan dan salah satunya juga adalah fakultas peternakan.

Fakultas yang satu ini mulanya merupakan induk dari Fakultas Kedokteran Hewan karena khusus menangani bidang peternakan. Namun semakin berkembang, Fakultas Peternakan punya nama dan pesona tersendiri bahkan selalu banyak peminat setiap tahunnya. Apa keunggulan dan prospek kerja yang bisa didapat dari fakultas yang satu ini?

Keunggulan fakultas tentu tak bisa dipisahkan dari fasilitas dan kualitasnya. Fakultas Peternakan memiliki dua departemen yang unggul yaitu Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Ternak serta Departemen Nutrisi dan Teknologi Pakan. Dua departemen tersebut diharapkan dapat menunjang kemampuan mahasiswa dan mahasiswi untuk mempelajari seluk-beluk bidang peternakan secara maksimal. Juga diharapkan memperlebar wawasan saat menjadi lulusan dari IPB nanti.

Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Ternak misalnya, mempelajari modul-modul seperti : Produksi Ternak Perah, Produksi Ternak Unggas, Produksi Ternak Daging dan Kerja dan Aneka Ternak, Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak, Teknologi Hasil Ternak. Sementara Departemen Nutrisi dan Teknologi Pakan mempelajari modul-modul seperti : Teknologi dan Industri Pakan, Metabolisme Nutrien dan Biosintesis Produk Ternak, Nutrisi Terapan Ilmu dan Teknologi Tumbuhan Pakan dan Pastura.

Soal prospek kerja, selain bekerja di bidang peternakan secara umum, lulusan bisa menjadi ahli atau dokter di bidang peternakan. Juga bisa menjadi orang yang bekerja di pemerintahan dan bahkan luar negeri untuk mengurusi bidang ternak. Prospek kerja yang luas membuat fakultas peternakan bisa jadi pilihan tempat mengenyam pendidikan saat berpikir untuk kuliah nanti.

http://1bestpillsforhealth.com/buy-lexapro-online-cheap/