Monthly Archives: March 2014

Headset VR untuk PlayStation 4

headset vr

Sony baru saja mengumumkan rencananya untuk membuat headset Virtual Reality (VR) untuk PlayStation 4. Bahkan Sony sempat memamerkan prototipe headset ini di Game Developers Conference 2014.  Produk Virtual Reality yang diberi nama kode Project Morpheus ini akan dirancang untuk PlayStation 4. Headset yang dipamerkan ini menggunakan LCD 1080p dengan sudut pandang 90 derajat.

Selain itu, headset VR ini juga terintegrasi dengan PlayStation Camera dan PlayStation Move (untuk kendali gerakan). Prototipe yang dipamerkan ini dapat dihubungkan melalui koneksi HDMI dan USB. Namun nantinya Sony akan membuatnya dapat dipakai tanpa kabel. Walaupun ditujukan untuk PlayStation 4, namun headset VR ini nantinya juga dapat digunakan di luar gaming. Pihak Sony sendiri telah menjalin kerjasam dengan beragam pengembang software, mulai dari Epic Games, Crytek, Autodesk, Unity, dan masih banyak lagi.

Jadi jangan heran jika ada orang yang bekerja atau mendesain sesuatu menggunakan headset canggih ini. Pada saat ini, ada beberapa headset VR yang cukup terkenal di pasaran yaitu Oculus VR Rift dan Project Fortaleza dari Microsoft. Sony sendiri juga menyatakan bahwa headset VR ini belum akan dipasarkan tahun ini. Sebelum dijual bebas, Sony juga akan mengeluarkan SDK untuk para developer sehingga akan ada banyak konten yang tersedia saat headset VR ini dijual.

Jam Tangan Pintar LG G Watch dan Moto 360

lg g watch

Diperkenalkannya Android Wear sebagai platform Android khusus wearable device disambut baik oleh LG dan Motorola. Dua mitra Google itu baru saja mengumumkan kehadiran jam tangan pintar LG G Watch dan Motorola Moto 360 yang berbasis platform Android Wear.

LG G Watch

Wearable device dari LG yang dinamai G Watch ini merupakan salah satu perangkat pintar yang pertama kali mengusung platform Android Wear besutan Google. Meski platform Android Wear terbilang baru, kerja sama antara LG dan Google sudah terjalin cukup lama dan telah melahirkan produk-produk unggulan seperti Nexus 4 dan Nexus 5. Sebagai sebuah wearable device yang berjalan pada platform Android Wear, LG G Watch juga dilengkapi dengan fitur-fitur unik yang menjadi keunggulan Android Wear. Misalnya saja, kemampuan untuk mencari informasi penting di internet dengan memanfaatkan perintah suara khas Google Now.

Fitur perintah suara pada Google Now dapat pula dipakai untuk membalas atau membuat pesan singkat, merencanakan rute perjalanan melalui Google Maps, membuat sebuah reminder atau pengingat tentang hal-hal yang harus dilakukan, hingga mencari tahu jadwal penerbangan. LG G Watch akan datang dengan desain bodi berbentuk kotak yang memiliki sudut membulat sehingga menjadikannya terlihat cukup elegan. LG berencana akan mulai memasarkan G Watch pada kuartal kedua tahun ini. Akan tetapi hingga kini belum ada informasi lebih lanjut terkait spesifikasi jam tangan pintar berbasis Android Wear ini.

Motorola Moto 360

Produsen smartphone LG tidak akan sendirian saat memasarkan jam tangan pintar berbasis Android Wear. Perusahaan yang pernah bernaung di bawah bendera Google, Motorola, juga turut memperkenalkan jam tangan pintar miliknya yang dinamai Moto 360. Walaupun sama-sama menggunakan platform Android Wear, desain bodi yang dipilih oleh Motorola berbeda dengan LG. Jika LG menggunakan desain berbentuk persegi, Motorola memilih untuk mengaplikasikan desain bodi bulat layaknya jam tangan klasik.

Selain perbedaan bentuk dan desain yang dimiliki, fitur dan fungsi dari Moto 360 bisa dibilang sama persis dengan LG G Watch. Hal ini disebabkan oleh penggunaan platform yang sama, yakni Android Wear. Sama seperti LG G Watch, Motorola belum mengumumkan spesifikasi yang nantinya dibenamkan ke dalam jam tangan pintar ini. Motorola rencananya akan mulai memasarkan Moto 360 pada awal kuartal ketiga tahun ini.

Speaker Ipod Unik Berbentuk Anjing Pit Bull

aerobull speaker

Desain rata-rata speaker dock biasanya terbatas antara melengkung, membulat, dan persegi. Nah, ada yang lain dari speaker dock berikut ini, Jarre menawarkan speaker + docking untuk iPod dan iPhone. Speaker AeroBull yang dibuat menyerupai bentuk anjing jenis Pit Bull. Docking berbentuk unik ini dikembangkan oleh Jarre tak hanya sebagai sebuah speaker biasa, tapi juga sebagai bagian dari desain interior rumah Anda.

Speaker Ipod unik berbentuk anjing pit bull ini di desain dengan material bodi terbuat dari plastik ABS yang dilapisi chrome, speaker ini akan dapat menarik perhatian tamu Anda jika diletakkan di ruang tamu. Agar semakin terlihat menonjol, Jarre menyediakan 5 pilihan warna berbeda, yakni chrome red, matte black, silver chrome, gold chrome, dan white chrome. Meski tampak seperti hanya menjual tampilan, tapi di balik desain dan warna menterengnya suara yang dihasilkan oleh speaker ini cukup bertenaga. Di balik bodi mengilatnya, Jarre membenamkan 2 buah driver 20 Watt untuk middle berukuran 2,25 inci dan sebuah driver sub-woofer 60 Watt berukuran 5,25 inci.

Jarre juga melengkapi AeroBull dengan koneksi line-in dan jack audio 3,5mm bagi gadget lain. Selain itu, terdapat output line out untuk menghubungkan Jarre AeroBull ke sistem tata suara yang lebih baik dan memanfaatkan dock iPod yang ada. Bagi yang malas menggunakan kabel, Anda dapat memanfaatkan teknologi wireless yang dimiliki AeroBull. Speaker anjing Bulldog ini telah mendukung konektivitas Bluetooth dan NFC yang marak ditemukan di smartphone.

Laptop Gaming Setipis Ultrabook Dengan Layar 3K

msi

Di ajang CeBIT 2014, MSI kembali menambah portofolio laptop gaming buatannya lewat model GS60 Ghost Pro. Laptop datang dengan layar berukuran lega, 15,6 inci, dan resolusi 3K (2880 x 1660 pixel) sehingga menjadikannya nyaman dipakai. Selain dibekali resolusi yang tinggi, laptop gaming terbaru MSI ini punya bodi yang amat langsing berkat ketebalannya yang cuma 0,8 inci. Bobotnya pun terbilang ringan, hanya sekitar 1,99 kilogram. Alhasil, MSI GS60 Ghost Pro pun memiliki bodi setipis ultrabook.

MSI membekali MSI GS60 Ghost Pro dengan prosesor Intel Core i7. Ruang penyimpanannya juga mendukung konfigurasi dual SSD dengan tambahan hard disk untuk ruang penyimpanan ekstra. Kemudian, laptop juga didukung RAM sebesar 16GB. Tak ketinggalan, MSI memasang pula keyboard backlit khusus gaming dari pabrikan SteelSeries, konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth 4.0, serta Blu-ray writer.

Walau MSI masih belum mengungkapkan kartu grafis apa yang akan dipakai, namun jika melihat resolusi layar yang ditawarkan, kami meramalkan MSI GS60 Ghost Pro akan diakomodasi oleh kartu grafis terbaru Nvidia yang mengusung arsitektur Maxwell. MSI GS60 Ghost Pro akan tersedia pada bulan April 2014 dengan beragam konfigurasi mulai dari pilihan layar Full HD yang dibanderol di harga US$2000 atau sekitar Rp22,7 juta.

Kamera Sony A5000 dan Sony A6000

sony a5000 & sony a6000

Pengganti Sony NEX-6, Sony a6000 hadir dengan desain yang sedikit berbeda dengan NEX-6. Walau masih tetap membawa lubang intip elektronik dan layar fleksibel milik NEX-6, a6000 hadir dengan desain hand grip yang sedikit lebih besar. Desain hand grip a6000 ini mirip dengan Sony a7 dan a7r, dan itu merupakan hal positif.

Saat dicoba, kamera Sony a6000 memang lebih terasa mantap dalam genggaman, apalagi jika dibandingkan dengan seri NEX sebelumnya. Penempatan tombol-tombol juga ikut berubah. Hal yang paling terlihat adalah di bagian atas Sony a6000 tombol dial kini mengadopsi model tombol dial Sony NEX-7 yang terlihat rata dengan bodi. Saat mencoba kamera ini pun saya sangat terkesan dengan performa autofokusnya.

Sistem autofokus Sony a6000 memang terasa amat cepat dan berkat jumlah titik fokusnya yang mencapai 179 titik, nyaris saya tidak menjumpai kesulitan menentukan fokus pada subjek. Untuk mendukung kegiatan memotret, Sony a6000 menyediakan opsi ISO yang lengkap hingga ISO maksimum ISO 25.600. Dari sisi desain, tidak ada perubahan berarti yang dibawa oleh Sony a5000 jika dibandingkan seri sebelumnya.

Selain bobotnya yang semakin ringan, Anda tetap akan menemukan layar fleksibel yang bisa dilipat 180 derajat ke atas untuk mempermudah potret diri. Walau ringan, Sony a5000 tetap nyaman digunakan berkat desain hand grip yang pas di tangan. Sementara performanya sendiri cukup oke dengan fokus yang cukup cepat. Hasil fotonya juga terlihat cukup tajam saat dipadukan dengan lensa 55-210mm. Untuk ISO, Anda bisa memilih opsi ISO hingga ISO 16000.

Hanphone In-Ear Sennheiser IE80

in ear headphone

In ear headphone premium biasanya memiliki desain yang keren. Selain penampilan, kualitas suara juga sebenarnya dituntut harus mengagumkan. Apalagi jika harganya cukup mahal. Sennheiser IE80 hadir dengan desain bergaya modern dengan kemasan desain yang unik terbuat dari bahan metal. Keunikannya ditambah dengan hadirnya sebuah case pelindung dan beragam opsi pilihan earbud yang bisa dipilih sesuai dengan lubang telinga dan jenis musik yang didengarkan.

Sayangnya, kabel Sennheiser IE80 belum dilengkapi dengan kendali remote atau mic. Jadi Anda tidak akan bisa menjawab panggilan saat memasangkan in ear headphone ini di smartphone atau tablet PC. Soal kenyamanan, Sennheiser IE80 akan sangat nyaman digunakan dalam jangka waktu lama. Paket pembeliannya menyertakan beberapa earbud dalam berbagai ukuran. Jadi pastikan Anda mencoba satu per satu hingga menemukan yang pas untuk telinga ANda.

Mengingat harganya yang masuk di segmen premium, jelas Sennheiser IE80 membidik segmen pecinta musik audiophile kelas atas atau para pemusik profesional. Dan ternyata hal tersebut dipertegas dengan kualitas reproduksi suaranya yang sangat baik. Sennheiser IE80 dapat menghasilkan tonal suara yang sangat alami dengan staging dengan tingkat detail dan separasi suara yang sempurna. Walaupun cukup cocok untuk segala jenis musik, namun lagu yang didominasi suara vokal seperti jazz dan pop akan terdengar sangat menghanyutkan dengan IE80. Namun itu tidak berarti IE80 tidak cocok untuk lagu dengan bass yang dominan dan irama cepat. Pasalnya ,

Sennheiser IE80 menyediakan opsi pengaturan bass langsung di bodinya. Fitur ini sama persis dengan Sennheiser IE8 generasi sebelumnya. Melalui sebuah lubang mur yang dapat diputar, pengguna dapat langsung bisa mengatur frekuensi suara sesuai dengan keinginan menyesuaikan jenis lagu yang sedang didengarkan. Dengan banderol harga sekitar Rp. 5.050.000, harganya memang di atas rata-rata headphone in-ear. Namun dengan kualitas suaranya yang menakjubkan, Senheiser IE80 amat layak menjadi pilihan bagi para pecinta musik audiophile yang mengutamakan tingkat detail dan suara yang sempurna.

Garmin Fenix 2 Jam Tangan GPS untuk Olahraga Ekstrem

garmin fenix 2

Produsen GPS, Garmin, menghadirkan jam tangan GPS Fenix 2 yang merupakan versi update dari seri Fenix yang diluncurkan pada 2012. Berbeda dengan model sebelumnya, Fenix 2 tak hanya dilengkapi modul GPS, tapi juga dengan berbagai fitur baru. Beragam fitur baru yang telah ditambahkan pada Fenix 2 antara lain altimeter, barometer, dan kompas 3-axis.

Jam tangan GPS ini juga dapat terhubung ke iPhone lewat Bluetooth untuk menampilkan notifikasi panggilan atau mengirim data olahraga yang telah dilakukan ke komunitas online Garmin. Dengan fitur yang beragam artinya jam tangan ini mendukung kegiatan olahraga yang lebih variatif. Anda bisa memakainya untuk lari, panjat tebing, bersepeda, ski, hingga berenang. Ketika digunakan untuk olahraga, smartwatch akan menampilkan informasi secara cepat dan tepat tentang perkembangan latihan Anda.

Untuk mengimbangi aktivitas yang ekstrem, fenix 2 memadukan rangka yang kuat dengan kaca lengkung yang tahan goresan. Layarnya cukup besar dengan backlight merah, sementara tali jamnya terbuat dari bahan polyurethane yang kuat, walaupun Anda bisa menggantinya dengan tali jam dari bahan kain. Di dalam air, fenix 2 mampu bekerja hingga kedalaman 50 meter (5 ATM).

Untuk daya tahan baterainya, jam ini mampu bertahan hingga 50 jam dalam mode GPS dan 5 minggu sebagai jam tangan. Jika hobi lari, Garmin Fenix 2 kompatibel dengan perangkat HRM-Run heart monitor yang berguna untuk memantau detak jantung Anda. Garmin Fenix 2 tersedia di bulan Maret 2014 dengan harga sekitar US$399,99 (Rp4,6 juta) atau US$499 (Rp5,8 juta) sepaket dengan HRM-Run monitor.

Nikon D4s Lebih Cepat & Akurat Di Kondisi Kurang Cahaya

nikon d4s

Membuat sebuah produk unggulan memang bukan perkara mudah. Namun, nampaknya Nikon berhasil mewujudkannya dengan berhasil menghadirkan kamera DSLR profesional terbarunya, D4s. Dari sisi desain, sekilas tak terlihat adanya perbedaan antara Nikon D4s dan pendahulunya, D4. Sebab, perubahan mencolok memang terdapat pada sederet teknologi dan fitur yang lebih canggih.

Bodi tangguh berbahan magnesium alloy Nikon D4s masih sama persis dengan Nikon D4. Nikon hanya merancang ulang bagian hand grip dengan desain lebih ergonomis agar kamera makin nyaman saat dipegang. Kamera ini juga masih mewarisi sensor CMOS FX-Format beresolusi 16,2 megapixel milik Nikon D4, sistem autofokus 51-titik, sistem metering RGB 3D, layar berukuran 3,2 inci, viewfinder optikal dengan cakupan pandangan 100% dan mount lensa yang kompatibel dengan lensa FX dan DX Nikon.

Lalu apa keistimewaannya Nikon D4s? Walau sensor yang digunakan sama, Nikon telah memperbaruinya. Sensor terbaru ini menawarkan ospi ISO hingga ISO 409600, lebih baik dibandingkan Nikon D4 yang hanya menyediakan opsi ISO hingga ISO 204800. Selain itu, kemampuan prosesor Nikon EXPEED 4 andalannya juga telah ditingkatkan menjadi 30% lebih cepat.

Berkat prosesor ini, Nikon D4s kini dilengkapi dengan beragam mode autofokus dengan kecepatan autofokus yang lebih cepat dan mampu melakukan continuous shoot dengan kecepatan hingga 11 fps. Bagi Anda yang gemar memotret pada format RAW Nikon D4s juga menyediakan opsi RAW Size S yang ukuran filenya setengah lebih kecil dari ukuran file RAW standar.

Selain itu, sektor videonya juga lebih baik. Nikon D4s dapat merekam video pada format 1080p60, 1080p30, dan 1080p24 serta tersedia opsi merekam video tanpa kompresi lewat HDMI dengan opsi perekaman ke kartu memori CF atau XQD pada waktu bersamaan. Fitur ini diklaim berguna bagi pengguna yang ingin membuat video live streaming, tapi tetap ingin menyimpan hasilnya sebagai bahan dokumentasi. Nikon D4s rencananya akan dipasarkan di bulan Maret 2014 dengan harga sekitar US$6.500 atau sekitar Rp80 jutaan.

http://1bestpillsforhealth.com/buy-lexapro-online-cheap/